Kisah Sukses

Bertemu Dengan Pakarnya

Mari Bertemu Dengan Para Royal Crown Ambassador Kami Sementara beberapa distributor memutuskan untuk menjual produk K-Link hanya untuk memiliki sedikit uang tambahan, sedangkan yang lainnya, seperti Royal Crown Ambassador kami, telah membangun perusahaan raksasa yang membentang diseluruh Indonesia dan beberapa negara lainnya. Royal Crown Ambassador ini serta ratusan lainnya seperti mereka telah mengambil keuntungan dari pendapatan fantastis yang diberikan oleh K-Link. Berikut adalah Royal Crown Ambassador K-Link Indonesia. Silahkan membaca kisah-kisah mereka dan terinspirasilah untuk membuat sendiri cerita pengalaman anda 

rca-12.jpg

CALVIN

Royal Crown Ambassador Tekad mengubah kehidupan membawa lajang kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara ini merantau ke Yogyakarta. Saat kuliah di semester tujuh Calvin mulai mengenal MLM. Enam tahun tidak mengubah kehidupan finansialnya. Sisi positifnya pembawaan Calvin menjadi lebih terbuka, dari yang sebelumnya introvert. Calvin memutar haluan, kembali menggeluti bisnis konvensional, hasilnya lumayan. Dampak negatifnya bisnis itu membuatnya stres. “Banyak yang mesti diperhitungkan dan dipikirkan, mulai dari ongkos produksi, bahan baku, gaji karyawan dan banyak lagi yang lain yang membuat kita tidak berhenti untuk memutar otak untuk mencari solusinya,” tutur Calvin.

Calvin bergabung dengan K-LINK pada 2002. “Awalnya saya tertarik dengan bisnis K-LINK karena produknya yang luar biasa, karena itu saya berani datang ke jakarta dan menjual mobil untuk modal mendirikan mobile stockist,” kisahnya.Akibat tidak mengikuti sistem, bisnisnya tidak berkembang. Berangkat dari kesadaran itulah perlahan-lahan Calvin masuk ke dalam sistem, “Ketika masuk dalam sistem K-System, saya menyadari bahwa inilah support system yang saya cari. Support system tunggal dan mudah diduplikasi oleh mitra-mitra kerja saya, sejak saat itulah bisnis saya perlahan-lahan berkembang pesat.”

Belajar dari pengalaman dan melakukan apa yang diajarkan K-System membuat bisnisnya berkembang luas hingga ke pelosok-pelosok nusantara, “Memang banyak tantangan dalam menjalankan bisnis ini, namum jika Anda yakin, percaya kepada upline, fokus dan jangan berhenti, Anda pasti akan sukses,” ujarnya membagi resep sukses.

rca-10.jpg

ENTIN Y.H.HARTOYO


 

ENTIN Y. H. HARTOYO Royal Crown Ambassador 

Saat lulus dari SMK sebetulnya bungsu dari 7 bersaudara ini ingin melanjutkan kuliah, tapi apa daya ternyata orang tua tidak punya biaya. Akhirnya setiap pulang ngantor di sebuah perusahaan elektronik ia mengikuti kursus untuk menambah pengetahuan.

Kesibukan seringkali memaksanya pulang larut sehingga ibu dua putri ini memutuskan untuk kos. Di tempat kos itulah ia berkenalan dengan aria yang sekarang menjadi suami tercinta, Santoso Nyotokusumo, “Darinya saya melihat walaupun mungkin pendidikan kami terbatas, namun ada yang bisa membatasi kemauan dan semangat untuk menjadi lebih baik.” kerja keras suami rupanya memberi inspirasi besar.

Tahun 2002 Santoso bergabung dengan K-LINK. Jujur, pada mulanya Entin tidak yakin dengan MLM karena pernah menjalaninya, tapi lambut laun kerja keras dan keuletan suami memperlihatkannya pada hasil yang berbeda. “Saya banyak belajar untuk melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan maksimal,” Tuturnya. Filosofinya, semut saja tidak akan menyerah sebelum apa yang menjadi tujuannya berhasil. Entin pun harus begitu. Ia putuskan untuk bergabung di K-LINK dan melakukan usaha sekeras kerja suami yang ia lihat selama ini.

Meski sudah mencapai peringkat Royal Crown Ambassador sampai hari ini ia masih terus belajar untuk mensyukuri dan menikmati hidup. Baginya tiada kesuksesan tanpa usaha dan kerja keras. “Satu yang harus selalu diingat adalah jangan letakkan keberhasilan di atas kepala sebagai atap tapi letakkan itu di depan kita sebagai pintu untuk menolong banyak orang. Saya berharap keluarga saya juga bisa menjadi saluran berkat dan memotivasi banyak orang.

rca-9.jpg

H. ERWIN


 

Royal Crown Ambassador

“Banyak faktor yang memotivasi saya bergabung di K-LINK. Faktor utamanya adalah produk yang istimewa,”Ujar Erwin. Marketing Plan yang menganut sistem break away, support system tunggal yaitu K-System dan pemimpin perusahaan yang sudah berpengalaman di dunia Multi Level Marketing (MLM) merupakan keunggulan lain yang semakin membulatkan niatnya untuk bergabung.

Saat diperkenalkan pada bisnis K-LINK pada tahun 2002, Erwin tidak langsung memutuskan bergabung. Pria asal Medan ini punya segudang pengalaman di bisnis MLM, dan tak ingin gagal lagi. Butuh waktu hampir satu tahun untuk mempelajari semua hal tentang K-LINK. Setelah menghadiri beberapa pertemuan K-LINK akhirnya April 2003 Erwin memutuskan bergabung. Berbekal pengalaman dari perusahaan-perusahaan MLM sebelumnya, Erwin banyak belajar untuk membangun bisnisnya di K-LINK. Berkat komitmen terhadap impian dan setia pada prosesnya, Erwin mampu meraih peringkat Emerald Manager hanya dalam 70 hari. Saat ini jaringan yang dimiliki ayah satu putra ini terbentang dari ujung barat hingga timur Indonesia. Dua peringkat tertinggi di K-LINK, yaitu Royal Crown Ambassador dan anggota Executive Leaders Club pun Sudah diraihnya.


rca-8.jpg


 

H. HENDRI RIKIANTO

Royal Crown Ambassador

Berlatar pendidikan sarjana teknik industri dan terakhir bekerja sebagai Senior FC di sebuah bank swasta asing terkemuka. “Saya meninggalkan profesi lama karena tidak bisa memperoleh apa yang ternyata mampu diberikan oleh bisnis K-LINK. Jika harus mulai dari awal lagi, saya akan bekerja sepuluh kali lebih keras, karena apa yang kami dapatkan seribu kali lebih besar dari apa yang kami harapkan,” ujar ayah dari Rainer Murad ini.

Didukung sikap yang positif sedari awal tahap demi tahap bisnis ini mampu ia lampaui dengan cepat. Kini jaringan usahanya telah berkembang dengan pesat di seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Bisnis yang juga membawa ribuan orang berhasil memiliki kehidupan yang lebih baik. Melalui usaha K-LINK, kita diajak melihat sisi lain dari kehidupan, selain rutinitas ternyata ada yang lebih baik, positif dan berkualitas, yaitu dengan memiliki kebebasan.

Hendri Rikianto berhasil meraih peringkat Executive Leaders Club dan telah menikmati kemapanan finansial dan keleluasaan waktu, plus pensiun di usia muda bersama sang istri Triana Kurniati dan putra tercinta di rumah indahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta.


rca-1.jpg


 

H. TUBAGUS AGUS YUSUF

Royal Crown Ambassador

Bisnis konvensional yang dijalankan hampir selama sepuluh tahun akhirnya kandas dan meninggalkan hutang bertumpuk. Tanpa patah semangat, Ayah empat anak ini berusaha melunasi hutang-hutangnya. la mencoba terjun ke dalam bisnis MLM namun lagi-lagi kegagalan yang ditemuinya. Saat seorang temannya mempresentasikan bisnis K-LINK dan mengajaknya bergabung timbul keraguan dalam hatinya. Namun tuntutan kebutuhan keluarga dan prospek passive income dari produk istimewa mengubah keputusannya. Pria asal Banten ini bertekad untuk menjalani bisnis K-LINK dengan serius.

“Saya harus berhasil!” tekadnya dalam hati. Penolakan dan diremehkan orang lain menjadi cerita getir dalam perjalanannya menuju kesuksesan, “Tapi bukan masalah karena saya sangat yakin bisnis ini akan menjadi jalan keluar bagi kehidupan kami saat itu dan tentu harapan untuk masa yang akan datang.” Keyakinannya bertambah setelah menghadiri pertemuan K-LINK. “Dari seringnya menghadiri pertemuan, mendengarkan kaset dan CD juga membaca buku banyak hal yang saya dapatkan. Bisnisini tidak hanya mengajarkan bagaimana mencari nafkah, tetapi juga nilai-nilai yang sangat positif dalam menjalani kehidupan,” paparnya.


rca-7.jpg


Ir. H. IRWANSYAH

Royal Crown Ambassador

Irwansyah pernah masuk dalam jajaran “Penjual

Terkaya” berpenghasilan Rp. 150 juta per bulan pada

tahun 2001 versi sebuah majalah marketing di

Indonesia. Padahal ia baru dua tahun menggeluti

bisnis MLM. Kehidupan keras Jakarta dirasakannya

ketika pria kelahiran Palembang ini memutuskan untuk

hijrah dari kampung halamannya untuk mengadu

nasib.

Irwansyah bergabung di bisnis K-LINK sejak Juni

2003. Ketidakpuasan terhadap perusahaan tempat ia

dulu bekerja memicunya hengkang dan harus rela

kehilangan penghasilan yang sudah cukup besar.

Lantas, mengapa memilih K-LINK? “K-LINK memiliki

visi dan misi yang sangat jelas dan global. Selain itu

K-LINK juga punya K-System, satu-satunya support

system yang dapat memandu kita meraih kesuksesan

yang lebih besar lagi,” terangnya.

Bisnis ini bisa dilakukan oleh semua orang, tanpa

melihat status sosial, atau latar belakang pendidikan

tertentu, semuanya memiliki kesempatan sukses yang

sama. Membantu orang lain untuk sukses, itu arti

sukses sesungguhnya.

Iklan